"Aku lebih memilih membagi seluruh hidupku bersamamu, daripada menghadapi sepanjang hidup seorang diri tanpamu karena kamu marah kepadaku. Maafin aku, ya."
"Maafin aku yang sering kali salah dalam berucap, mengeluarkan kata-kata yang membuatmu sakit hati. Itu semua karena aku sangat sayang sama kamu. Sekali lagi maafin aku, ya."
"Bagaimana aku mengucapkan kata-kata, "Maafkan aku" ketika aku tahu bahwa kata-kata itu tidak cukup? Dan bagaimana aku bisa memintamu untuk memaafkanku ketika aku tahu aku tidak bisa memaafkan diri sendiri?"
Comments
Post a Comment